Manfaat Konsumsi Telur



Manfaat Konsumsi Telur


Menjaga otot Anda kuat
Telur memberikan kualitas protein tertinggi, yang diperlukan untuk membantu menjaga fungsi otot dan memperlambat laju kehilangan otot .

Membantu otak dan fungsi memori
Telur mengandung Kolin, yang penting untuk fungsi normal dari semua sel, termasuk yang diperlukan untuk metabolisme, otak dan fungsi saraf, memori, dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh. Kolin juga membantu mencegah cacat lahir, serta membantu untuk perkembangan otak dan memori pada bayi.

Membantu tubuh Anda menghasilkan energi yang dibutuhkan
Sebutir telur mengandung vitamin harian dan mineral penting yang membantu untuk memberikan energi. Telur mengandung Riboflavin, yang membantu untuk menghasilkan energi di semua sel tubuh, Asam pantotenat yang membantu pemecahan makanan dan membantu sel-sel dalam memproduksi energi, dan Fosfor yang penting untuk kesehatan tulang, gigi dan membran sel, dan juga diperlukan untuk menghasilkan energi.

Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda bekerja dengan baik
Telur merupakan sumber yang kaya vitamin A, vitamin B12, dan Selenium, yang semuanya penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Menurunkan risiko penyakit jantung
Telur merupakan sumber yang sangat baik Kolin dan Vitamin B12. Kolin berperan penting dalam mogok homosistein, asam amino dalam darah yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Vitamin B12 sangat penting bagi sistem kekebalan tubuh untuk berfungsi dengan baik, dan juga membantu melindungi terhadap penyakit jantung.

Membantu mengembangkan bayi sehat selama kehamilan
Kolin yang ditemukan dalam telur, sangat penting untuk fungsi normal dari semua sel, termasuk yang diperlukan untuk metabolisme yang sehat, otak dan fungsi saraf, memori, dan mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh. Kolin juga membantu mencegah cacat lahir, serta membantu untuk mempromosikan perkembangan otak dan memori pada bayi. Telur juga merupakan sumber yang baik dari asam folat, asam folat penting bagi ibu hamil, dan mereka yang mencoba untuk hamil, karena dapat membantu mencegah cacat lahir terkait saraf tertentu, termasuk spina bifida.

Jauhkan pandangan mata Anda lebih kuat lebih lama
Lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang ditemukan dalam telur membantu mencegah degenerasi makula, penyebab utama kebutaan terkait usia. Telur juga mengandung vitamin A, yang mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan kulit, visi dan fungsi kekebalan tubuh.

Mengurangi Gejala Depresi dengan Olahraga


Mengurangi Gejala Depresi dengan Olahraga

Definisi

Istilah 'demensia' menggambarkan serangkaian gejala termasuk kehilangan memori, perubahan suasana hati, masalah dengan komunikasi dan penalaran. Gejala ini terjadi ketika otak rusak oleh penyakit tertentu, termasuk penyakit Alzheimer dan kerusakan yang disebabkan oleh serangkaian stroke kecil.

Namun, kehilangan memori saja tidak berarti Anda memiliki demensia. Demensia menunjukkan masalah dengan setidaknya dua fungsi otak, seperti hilangnya memori dan gangguan penilaian atau bahasa, dan ketidakmampuan untuk melakukan beberapa kegiatan sehari - hari. Demensia dapat membuat Anda bingung dan tidak mengingat orang dan nama. Anda juga mungkin mengalami perubahan kepribadian dan perilaku sosial.
Orang dengan demensia akan mengalami perkembangan gejala dan masalah perilaku dari waktu ke waktu. Bagaimana cara menyesuaikan diri untuk situasi individu?

Pencegahan

* Meningkatkan komunikasi, pertahankan kontak mata dan bicaralah perlahan dalam kalimat yang sederhana, serta tidak terburu-buru dalam merespon.
* Gunakan gerakan dan isyarat, seperti menunjuk ke obyek.
* Mendorong latihan. Latihan memiliki manfaat utama untuk peningkatan kekuatan dan kesehatan jantung.
* Mendorong partisipasi dalam permainan dan aktivitas berpikir. Berpartisipasi dalam permainan, teka-teki silang dan kegiatan lainnya dimana orang menggunakan pemikiran (kognitif) keterampilan dapat membantu memperlambat penurunan mental pada orang dengan demensia.
* Membentuk ritual malam hari. Perilaku sering lebih buruk pada malam hari. Cobalah untuk membangun pergi untuk tidur sebagai ritual yang menenangkan dan jauh dari kebisingan televisi, dan lainnya.
* Membatasi kafein di siang hari dapat membantu mencegah kegelisahan malam hari.

Retinopati Diabetik

Pengertian

Retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes yang menyerang pembuluh darah pada bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, yaitu retina. Komplikasi ini dapat berkembang pada seseorang yang mengalami diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama pada penyandang diabetes semakin meningkatkan risiko terjadinya retinopati diabetik. Retinopati diabetik awalnya tak bergejala atau hanya menimbulkan gangguan penglihatan ringan, namun pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan.

Penyebab
Retinopati diabetik terjadi karena adanya kerusakan pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina akibat menumpuknya banyak gula dalam darah.

Gejala/Tanda
Pada tahap awal, retinopati diabetik seringkali tidak menimbulkan gejala, namun seiring perkembangannya dapat muncul gejala seperti: bintik-bintik gelap dalam penglihatan, penglihatan kabur, terlihat gelap atau kosong dalam penglihatan, kehilangan penglihatan, dan kesulitan dengan persepsi warna.

Diagnosis
Diagnosis retinopati diabetik umumnya ditegakkan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter ahli mata yang meliputi dilated eye exam, uji penglihatan, fluorescein angiography (tes fotografi retina), dan optical coherence tomography (pencitraan gambar penampang retina). Pada penyandang retinopati diabetik dini, kemungkinan tidak memerlukan pengobatan segera, namun dokter akan terus memantau untuk menentukan apakah membutuhkan pengobatan. Sementara pada penyandang retinopati diabetik lanjutan, seringkali membutuhkan pembedahan, focal laser treatment, scatter laser treatment, dan vitrectomy.

Pengobatan
Penentuan pengobatan retinopati diabetik berdasarkan pada jenis, tingkat keparahan, dan respon pengobatan sebelumnya.

Pencegahan
Berikut ini upaya pencegahan retinopati diabetik yang dapat dilakukan:
1. Mengelola dan memantau kadar gula darah dengan pemeriksaan secara berkala
2. Menjaga tekanan darah dan profil lemak darah
3. Berhenti merokok
4. Pemeriksaan kesehatan mata secara berkala

Komplikasi
Retinopati diabetik dapat berkembang pada gangguan penglihatan yang semakin memburuk dan serius, seperti pendarahan vitreous (cairan seperti jelly yang mengisi rongga mata), ablasi retina (pertumbuhan jaringan parut pada retina), glaukoma, dan kebutaan.

Penyakit Asam Urat (Gout) .. Kenali lebih jauh Biar kita aman



 
















Definisi

Penyakit asam urat yang dalam istilah medis dikenal dengan gout merupakan penyakit akibat dari adanya penumpukan asam urat di dalam tubuh secara berlebihan, baik akibat produksi yang meningkat ataupun dari makanan yang mengandung purin berlebihan, dan ginjal tidak mampu mengeluarkannya sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian.



Penyebab

Penyakit asam urat disebabkan antara lain karena produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Purin adalah salah satu senyawa basa organik yang menyusun asam nukleat (asam inti dari sel) dan termasuk dalam kelompok asam amino, unsur pembentuk protein. Meningkatnya produksi asam urat juga dapat disebabkan karena obat – obatan, obesitas (kegemukan), hipertensi, hiperlipidemia, dan diabetes mellitus.


Gejalanya
  • Nyeri sendi yang terjadi tiba – tiba dan sering di malam hari, biasanya menyerang sendi besar jempol kaki, atau pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan
  • Sendi yang terkena menjadi bengkak dan kemerahan
 Diagnosisnya
Ada 3 jenis pemeriksaan untuk membantu diagnosis  gout, yakni:
  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan laboratorium, meliputi :
-    Pemeriksaan / analisis cairan sendi atau cairan sinovial
-    Pemeriksaan rutin lain: Asam Urat, Blood Urea Nitrogen (BUN), dan Kreatinin serum / urin tampung 24 jam
  • Pemeriksaan radiologis

Pengobatan 
Tujuan utama pengobatan gout adalah menghilangkan rasa sakit dan peradangan, mencegah terjadinya serangan kembali, dan menghindari komplikasi. Beberapa jenis obat yang biasa diberikan, diantaranya: analgesik, anti-inflamasi non-steroid, kolkisin, agen uricosic, allopurinol, dan kortikosteroid.
Di samping itu, penderita gout dianjurkan untuk melakukan diet sebagai berikut:
  • Pembatasan purin
  • Kalori sesuai kebutuhan
  • Tinggi karbohidrat
  • Rendah protein
  • Rendah lemak
  • Minum 8 – 16 gelas (sekitar 2 – 4 liter) sehari
  • Hindari alkohol



Pencegahan
  • Pola makan sehat dan seimbang
  • Batasi konsumsi daging, ikan, dan unggas
  • Menjaga berat badan untuk mencegah obesitas
  • Membatasi minuman manis, terutama yang dipermanis dengan sirup jagung tinggi fruktosa
  • Hindari alkohol
  • Olah raga teratur
  • Banyak minum air putih

Dampak yang dapat ditimbulkan
  • Gout berulang
  • Pembentukan tofi
  • Batu ginjal
Daftar
Makanan Tinggi Purine
Makanan
Asam Urat
(mg/100g)
Teobromin (kafein cokelat) 2300
Limpa domba/kambing 773
Hati sapi 554
Ikan sarden 480
Jamur kuping 448
Limpa sapi 444
Daun melinjo 366
Paru-paru sapi 339
Kangkung, bayam 290
Ginjal sapi 269
Jantung sapi 256
Hati ayam 243
Jantung domba/kambing 241
Ikan teri 239
Udang 234
Biji melinjo 222
Daging kuda 200
Kedelai & kacang-kacangan 190
Dada ayam dg kulit 175
Daging ayam 169
Daging angsa 165
Lidah sapi 160
Ikan Kakap 160
Tempe 141
Daging bebek 138
Kerang 136
Udang Lobster 118
Tahu 108

Pantangan




























































Perubahan gaya hidup, konsumsi obat tertentu dan menghindari makanan yang berkadar purin tinggi dapat mengendalikan asam urat. Berikut adalah makanan tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat. (Ingat bahwa masing-masing orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Makanan yang sangat cepat menimbulkan serangan asam urat pada satu orang belum tentu menimbulkan efek yang sama pada yang lainnya).
  • Alkohol dan soft drink
  • Melinjo dan emping
  • Kacang-kacangan
  • Jamur, bayam matang, dan sawi
  • Daging kambing
  • Jeroan dan gajih (lemak)
  • Kerang-kerangan
  • Bebek dan kalkun
  • Salmon, mackerel, sarden, kepiting, udang, dan beberapa ikan lainnya
  • Krim dan Es krim

Anjuran

Beberapa hal berikut dianjurkan untuk mengurangi asam urat:
  • Jangan minum aspirin (bila membutuhkan obat pengurang sakit, pilih jenis ibuprofen dan lainnya)
  • Perbanyak minum air putih– terutama bagi penderita yang mengidap batu ginjal– untuk mengeluarkan kristal asam urat di tubuh.
  • Makan makanan yang mengandung potasium tinggi seperti:
    • Sayuran dan buah-buahan
    • Kentang
    • Alpukat
    • Susu dan yogurt
    • Pisang
  • Makan buah-buahan kaya vitamin C, terutama jeruk dan strawberry
  • Aktif secara seksual (Berita bagus! Seks ternyata memperlancar produksi urin sehingga menurunkan kadar asam urat).
  • Konsumsi salah satu produk alami yang dapat menyembuhkan asam urat seperti sidaguri, habbatussauda, brotowali, teh hijau, dll.